Selamat Datang

Selamat datang di zona cinta Seko-san.

logo Seko Ramendimana seonggok mie instant dan ‘dolu lowi’ disulap dan dibalut cinta oleh koki cowok bernama seko-san.
satu-satunya makanan sederhana, selera rakyat yang disajikan dengan cinta sepenuh hati oleh pembuatnya.
dengan penyajian yang unik, bisa ditambahkan cabe “ijo” yang kita gunting kecil2, ditambahkan saos instant dan kecap botolan, ada ‘karopo’ juga..

cara pemesanannya pun unik, ada pola keyword khusus, yaitu <jumlah mie instan> <spasi> <jumlah telor> <spasi> <jenis mie instan>. contoh, apabila anda hendak memesan porsi 2 mie instan kuah, peke sebiji telor maka keywordnya : “2 1 kuah” :D .
unik, orisinil dan tidak akan ditemukan di tempat lain.

seko-san mulai merintis usaha sekitar tahun 2000 yang dikenal dengan nama “seko” saja, pada awalnya jam operasional usaha mie seko ini adalah jam sekolah (07.00-13.00) karena memang pangsa pasarnya adalah anak sekolahan, cocok dengan lokasi usaha yang diapit oleh 2 sekolah tenar(pada jaman itu) yaitu SDN No.1 Dompu dan SLTP 1 Dompu.
pada perkembangannya usaha mie ini mengalami pasang surut, usaha ini sendiri sempat vacum beberapa tahun karena (menurut informasi yang beredar) keadaan psikis seko-san yang pada saat itu ditinggal “cinta” beliau, mungkin hal ini juga yang membuat seko-san bertekad menumpahkan seluruh cinta-nya, mendedikasikannya pada masakan beliau…

seko-san sendiri memiliki pelanggan tetap yang cenderung ke arah “fanatik” yaitu anak2 muda alumnus SDN No.1 dan SLTP 1 antara rentang 2000-sekarang, bahkan sudah banyak yang berkeluarga, tinggal di daerah lain, kuliah atau bekerja di daerah lain masih menjadikan mie seko sebagai salah satu hal “berkesan” dan menciptakan kenangan tersendiri…
setiap alumnus2 fanatik seko-san tersebut selalu menyempatkan diri mampir dan menikmati cinta seko di dalam mie instan yang disajikan… dari kebiasaan ngobrol ngalur-ngidul sekelompok fans seko-san ini pula muncul istilah baru untuk usaha mie seko, yaitu “seko ramen™” dengan jargon “the best ramen in town™”, yang telah dibuatkan halaman khususnya di seko.ramen.dompu.info untuk menghormati cinta seko-san yang selalu tertuang dalam mie yang disajikannya.

pada perkembangannya seko ramen bukan hanya tempat makan mie biasa yang diisi anak sekolah seperti awal dimulainya usaha ini, usaha ini pun berubah jam opersai, yaitu rentang waktu pukul 19.00-pagi, dan merubah pangsa pasar kepada konsumen nocturnal yang memang sangat banyak jumlahnya, dari semua kalangan, satpam, mahasiswa mbahas demo, polishit, h3k3r, tim sukses politik, masyarakat awam, pengguna jalan propinsi, perawat, bidan, pesulap, PNS, pegawe honor, pengangguran, SLANKERS (peace hehehe), pecinta alam, atlet beladiri, petinju dan lain sebagainya. sebenarnya seko ramen adalah perwujudan dari keragaman yang disatukan oleh cinta, dimana semua hal bisa dibicarakan di sini tanpa rasa takut, malu atau menimbulkan prasangka, cinta seko dapat meredam semua hal tersebut,  menghapus angkara murka dan margin status sosial tidak berlaku di area cinta seko-san.